BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Komputer adalah alat yang
dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan, sedangkan definisi sistem
informasi adalah perangkat kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia
dan komputer) untuk mengubah masukkan (input) menjadi keluaran (output) guna
mencapai sasaran, sehingga peran komputer dapat membantu pada sistem informasi.
Peran komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi erat kaitannya dengan
dasar pemrosesan dan arsitektur komputer itu sendiri.
Materi dalam
makalah ini menjelaskan mengenai eksistensi komputer sebagai alat bantu pada
sistem informasi dengan ruang lingkup dasar pemrosesan dan arsitektur komputer
serta data base dan file akses.
B.
Tujuan
BAB
II
PEMBAHASAN
MATERI
A.
Dasar Pemrosesan Komputer dan Arsitektur Komputer
Komputer adalah
alat elektronik yang dapat memproses data yang tersimpan dalam memori sehingga
dapat menghasilkan suatu informasi, keberadaan komputer berperan dalam kinerja
sistem komputer karena komputer dapat memproses variabel yang disediakan oleh
sistem informasi yaitu data. Sehingga data yang dimasukkan (input) juga yang
dikeluarkan (output) oleh sistem Informasi dapat diproses oleh komputer.
1. Unit Input
(Input Device)
Input adalah energi
yang dimasukkan ke dalam sistem komputer berupa signal-signal elektronik, input
ada 2 jenis: Signal input (data); Maintenance input (program). Unit input
diantaranya:
·
Keyboard
Contoh: Alphanumeric Keyboard, Financial
Transaction Keyboard, POS (Point of Sale).
·
Pointing Device
Contoh: Mekanic Mouse, Optic Mouse, Track ball
mouse.
·
Scanner
Contoh: Optical Scanner, Barcode Scanner.
·
Audio Input
Contoh: Sound Card
·
Picture and ideo
Input
Contoh: Web Cam
2. CPU
(Central Processing Unit)
CPU adalah bagian dari
hardware yang berfungsi untuk memproses data, instruksi dan program.
a.
Unit Pengendali (Control Unit)
Control Unit
bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen
dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit
kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan
jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau
perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU.
Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk
disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.
b.
Unit Penyimpanan Primer (Register)
Register
merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi,
yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses.
Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di
olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.
3. Software
Software adalah kumpulan dari instruksi-instruksi
atau file-file yang saling berhubungan yang bisa dieksekusi.
a. Sistem
Software
· Firmware
Firmware adalah software pada ROM-BIOS
yang berfungsi menjalankan fungsi hardware pada komputer. Contoh: AMI-BIOS,
Aword-BIOS, Phoenix-BIOS.
· OS (Operating System)
Sistem operasi berfungsi mengaktifkan
semua sistem pada komputer dan juga berperan mengatur penggunaan memori.
· Langluage Program (Bahasa Pemograman)
Bahasa Pemograman adalah software yang
bertugas mengkorversikan arsitektur dan algoritma yang dirancang manusia
sehingga dapat dirancang oleh komputer.
b. Aplikasi software
Aplikasi adalah software siap pakai yang
dirancang atau diselesaikan untuk 1 jenis pekerjaan, macam-macam aplikasi
diantaranya: Aplikasi umum, Aplikasi khusus, Aplikasi Utility
4. Peranan hardware dan software dalam memecahkan
masalah
a. Sebagai
media penyimpanan data yang fleksibel
Contoh: Manusia biasa menyimpan data
dalam bentuk arsip buku, saat ini hardware dan software lebih dikenal sebagai
media penyimpanan.
b.
Pengolahan data lebih cepat
Contoh: Ketika Manusia dalam
kehidupannya di tuntut untuk mengolah data dalam waktu singkat hardware dan
software dapat membantunya.
c.
Keamanan data terjamin
Contoh: Masalah keamanan data sering
terjadi apabila data hanya disimpan dalam sebuah arsip (Terbakar, Basah,
hilang) apabila proses penyimpanan melibatkan hardware dan software data lebih
terjamin keamanannya.
B.
Database dan File Akses
Database adalah
gabungan atau kumpulan dari file atau table yang berdiri sendiri atau
independen, tetapi secara logika mempunyai hubungan yang diorganisasikan untuk
menghasilkan informasi.
1. Model Data
a.
Hirarki database
b.
Network database
c.
Relationship
database
d.
Database
berorientasi objek
e.
Database
Multidimensial
2. Hierarki Data
Hierarki Penyimpanan
Data terdiri atas level data yang disimpan dalam sebuah database komputer,
yaitu;
a.
Bit adalah unit
data terkecil yang biasa disimpan komputer dalam sebuah database diwakili
dengan 0 untuk mati dan 1 untuk hidup.
b.
Karakter (byte)
adalah sebuah angka, huruf atau karakter khusus. A,B,C,1,2,3,#,$,% adalah
contoh dari karakter tunggal. Gabungan dari beberapa bit akan membentuk sebuah
karakter.
c.
Field adalah
sebuah unit data yang berisi satu atau lebih karakter (byte).Ia merupakan unit
terkecil dari informasi berharga dalam sebuah database.
d.
Record adalah
kumpulan dari field-field yang saling berhubungan.
e.
File adalah
kumpulan record-record yang saling berhubungan. Contoh: data tentang siapa saja
yang bekerja di departemen yang sama dalam sebua perusahaan termasuk nama,
alamat, dan nomor Jaminan Sosial. Kumpulan dari file-file akan membentuk suatu
database.
3. Jenis-Jenis File
File adalah kumpulan
data atau informasi yang oleh computer diperlakukan sebagai suatu unit. Pada
dasarnya file terbagi menjadi 2, yaitu;
a.
File Program
adalah file yang berisi instruksi perangkat lunak.
b.
File Data adalah
file yang memuat data—kata, angka, gambar, suara, dsb.
Tiga type file yang mendapat perhatian khusus
adalah:
·
File Grafis
·
File Audio
·
File video
4. Jenis
Akses File
a. Jenis-Jenis
Akses File
·
Penyimpanan
Berurutan (Sequential Storage)
Adalah suatu organisasi atau penyusunan
data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu record mengikuti satu
record lain dalam suatu urutan tertentu.
·
Penyimpanan
Akses Langsung (Direct Access Storage)
Adalah suatu cara mengorganisasikan data
yang memungkinkan record-record ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara
berurutan.
b. Metode
Organisasi File
·
Sequential.
Dalam metode ini rekaman disimpan
berdasarkan suatu kunci. Pencarian rekaman tertentu dilakukan record demi
record sesuai kuncinya.
·
Random.
Dalam metode ini kunci rekaman
ditransformasikan ke alamat penyimpanan dalam media fisik secara acak (random).
Metode ini akan menimbulkan beberapa masalah, yaitu adanya alamat yang muncul
lebih dari satu kali, dan ada alamat yang tidak pernah muncul sama sekali.
·
Indexed
Sequential.
Metode ini merupakan gabungan antara
metode sequential dan random. Record disimpan secara berurutan dengan
menggunakan kunci. Masing - masing record diberi indeks.
C.
Konsep Database dan DBMS
Database
elektronik bukan sekedar database berbasis komputer yang digunakan untuk
mengumpulkan semua yang ada dalam folder dan lemari arsip. Database adalah
kumpulan data yang saling berhubungan, yang diatur secara logis, yang dirancang
dan dibangun untuk tujuan khusus. Data pada sebuah database memiliki banyak
makna. Namun demikian, menggabungkan banyak data secara acak tidak begitu saja
disebut database. Database bisa memiliiki banyak ukuran tingkat kerumitan, dan
bisa diperoleh secara manual atau dengan perangkat lunak pada sebuah komputer.
DBMS atau
manajer database adalah sebuah perangkat lunak yang ditulis khususnya untuk
mengontrol struktur sebuah database dan mengakses data. Dalam DBMS, pergantian
alamat hanya boleh dimasukan sekali. (Atau ringkasnya, database merupakan
kumpulan data, dan sistem manajemen database adalah perangkat lunak).
D.
Keuntungan dan Kekurangan DBMS
DBMS
memiliki keuntungan seperti berikut:
1. Independensi data
2. Pengaksesan yang efisien terhadap data
3. Keamanan dan integritas data
4. Administrasi data
5. Akses bersamaan dan pemulihan terhadap
kegagalan
6. Waktu pengembangan aplikasi terpendek
Kerugian DBMS :
1. Harga perangkat lunak DBMS yang mahal
2. Kebutuhan perangkat keras yang bagus
3. Membutuhkan staff khusus DBMS ( Database
Administrator / DBA )
BAB
III
P
E N U T U P
A.
Kesimpulan
Komputer
merupakan alat elektronik yang dapat memproses data yang diinput kemudian
melakukan output untuk menghasilkan suatu informasi, sedangkan sistem informasi
memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan antara sumber daya manusia dan
sumber daya komputer untuk menghasilkan informasi. Singkornisasi fungsi serta
guna komputer terhadap sistem informasi mempengaruhi eksistensi kualitas sistem
informasi itu sendiri, artinya kualitas sistem informasi yang dihasilkan
dipengaruhi oleh kualitas kinerja komputer. Ruang lingkup kinerja komputer
diantaranya adalah dasar pemrosesan komputer beserta arsitekturnya dan data
base serta file akses. Atas dasar inilah sumber daya manusia dituntut untuk
memahami ruang lingkup kinerja komputer untuk menghasilkan suatu sistem
informasi. Oleh karena itu komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi
harus didukung oleh kualitas kinerja komputer itu sendiri disamping kualitas
sumber daya manusia agar informasi yang dihasilkan berkualitas.
B.
Kritik dan Saran
Penulis
menyadari bahwa makalah ini tidak luput dari kesalahan dan masih jauh dari
sempurna, oleh karen itu penulis membuka diri terhadap segala bentuk tanggapan
dan pertanyaan laporan ini. Semoga materi dalam makalah ini dapat menjadi
paduan bagi para pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya pada mata TIK.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar asalkan dengan bahasa yang sopan..ok??