Rabu, 23 Januari 2013

Makalah Alat Bantu Komputer



BAB I
PENDAHULUAN



A. Latar Belakang
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan, sedangkan definisi sistem informasi adalah perangkat kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia dan komputer) untuk mengubah masukkan (input) menjadi keluaran (output) guna mencapai sasaran, sehingga peran komputer dapat membantu pada sistem informasi. Peran komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi erat kaitannya dengan dasar pemrosesan dan arsitektur komputer itu sendiri.
Materi dalam makalah ini menjelaskan mengenai eksistensi komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi dengan ruang lingkup dasar pemrosesan dan arsitektur komputer serta data base dan file akses.

B. Tujuan
Untuk mengetahui macam-macam alat bantu pada komputer.


  

BAB II
PEMBAHASAN MATERI


A. Dasar Pemrosesan Komputer dan Arsitektur Komputer
Komputer adalah alat elektronik yang dapat memproses data yang tersimpan dalam memori sehingga dapat menghasilkan suatu informasi, keberadaan komputer berperan dalam kinerja sistem komputer karena komputer dapat memproses variabel yang disediakan oleh sistem informasi yaitu data. Sehingga data yang dimasukkan (input) juga yang dikeluarkan (output) oleh sistem Informasi dapat diproses oleh komputer.

1.  Unit Input (Input Device)
Input adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem komputer berupa signal-signal elektronik, input ada 2 jenis: Signal input (data); Maintenance input (program). Unit input diantaranya:
·      Keyboard
Contoh: Alphanumeric Keyboard, Financial Transaction Keyboard, POS (Point of Sale).
·      Pointing Device
Contoh: Mekanic Mouse, Optic Mouse, Track ball mouse.
·      Scanner
Contoh: Optical Scanner, Barcode Scanner.
·      Audio Input
Contoh: Sound Card
·      Picture and ideo Input
Contoh: Web Cam
2.  CPU (Central Processing Unit)
CPU adalah bagian dari hardware yang berfungsi untuk memproses data, instruksi dan program.
a.  Unit Pengendali (Control Unit)
Control Unit bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.
b.  Unit Penyimpanan Primer (Register)
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.


3. Software
Software adalah kumpulan dari instruksi-instruksi atau file-file yang saling berhubungan yang bisa dieksekusi.
a.  Sistem Software
·      Firmware
Firmware adalah software pada ROM-BIOS yang berfungsi menjalankan fungsi hardware pada komputer. Contoh: AMI-BIOS, Aword-BIOS, Phoenix-BIOS.
·      OS (Operating System)
Sistem operasi berfungsi mengaktifkan semua sistem pada komputer dan juga berperan mengatur penggunaan memori.
·      Langluage Program (Bahasa Pemograman)
Bahasa Pemograman adalah software yang bertugas mengkorversikan arsitektur dan algoritma yang dirancang manusia sehingga dapat dirancang oleh komputer.
b. Aplikasi software
Aplikasi adalah software siap pakai yang dirancang atau diselesaikan untuk 1 jenis pekerjaan, macam-macam aplikasi diantaranya: Aplikasi umum, Aplikasi khusus, Aplikasi Utility
4. Peranan hardware dan software dalam memecahkan masalah
a.  Sebagai media penyimpanan data yang fleksibel
Contoh: Manusia biasa menyimpan data dalam bentuk arsip buku, saat ini hardware dan software lebih dikenal sebagai media penyimpanan.
b.  Pengolahan data lebih cepat
Contoh: Ketika Manusia dalam kehidupannya di tuntut untuk mengolah data dalam waktu singkat hardware dan software dapat membantunya.
c.  Keamanan data terjamin
Contoh: Masalah keamanan data sering terjadi apabila data hanya disimpan dalam sebuah arsip (Terbakar, Basah, hilang) apabila proses penyimpanan melibatkan hardware dan software data lebih terjamin keamanannya.

B. Database dan File Akses
Database adalah gabungan atau kumpulan dari file atau table yang berdiri sendiri atau independen, tetapi secara logika mempunyai hubungan yang diorganisasikan untuk menghasilkan informasi.
1.  Model Data
a.    Hirarki database
b.    Network database
c.    Relationship database
d.    Database berorientasi objek
e.    Database Multidimensial
2.  Hierarki Data
Hierarki Penyimpanan Data terdiri atas level data yang disimpan dalam sebuah database komputer, yaitu;
a.    Bit adalah unit data terkecil yang biasa disimpan komputer dalam sebuah database diwakili dengan 0 untuk mati dan 1 untuk hidup.
b.    Karakter (byte) adalah sebuah angka, huruf atau karakter khusus. A,B,C,1,2,3,#,$,% adalah contoh dari karakter tunggal. Gabungan dari beberapa bit akan membentuk sebuah karakter.
c.    Field adalah sebuah unit data yang berisi satu atau lebih karakter (byte).Ia merupakan unit terkecil dari informasi berharga dalam sebuah database.
d.    Record adalah kumpulan dari field-field yang saling berhubungan.
e.    File adalah kumpulan record-record yang saling berhubungan. Contoh: data tentang siapa saja yang bekerja di departemen yang sama dalam sebua perusahaan termasuk nama, alamat, dan nomor Jaminan Sosial. Kumpulan dari file-file akan membentuk suatu database.

3. Jenis-Jenis File
File adalah kumpulan data atau informasi yang oleh computer diperlakukan sebagai suatu unit. Pada dasarnya file terbagi menjadi 2, yaitu;
a.    File Program adalah file yang berisi instruksi perangkat lunak.
b.    File Data adalah file yang memuat data—kata, angka, gambar, suara, dsb.

Tiga type file yang mendapat perhatian khusus adalah:
·      File Grafis
·      File Audio
·      File video
4. Jenis Akses File
a.  Jenis-Jenis Akses File
·      Penyimpanan Berurutan (Sequential Storage)
Adalah suatu organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu record mengikuti satu record lain dalam suatu urutan tertentu.
·      Penyimpanan Akses Langsung (Direct Access Storage)
Adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan record-record ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan.
b.  Metode Organisasi File
·      Sequential.
Dalam metode ini rekaman disimpan berdasarkan suatu kunci. Pencarian rekaman tertentu dilakukan record demi record sesuai kuncinya.
·      Random.
Dalam metode ini kunci rekaman ditransformasikan ke alamat penyimpanan dalam media fisik secara acak (random). Metode ini akan menimbulkan beberapa masalah, yaitu adanya alamat yang muncul lebih dari satu kali, dan ada alamat yang tidak pernah muncul sama sekali.
·      Indexed Sequential.
Metode ini merupakan gabungan antara metode sequential dan random. Record disimpan secara berurutan dengan menggunakan kunci. Masing - masing record diberi indeks.
C. Konsep Database dan DBMS
Database elektronik bukan sekedar database berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan semua yang ada dalam folder dan lemari arsip. Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan, yang diatur secara logis, yang dirancang dan dibangun untuk tujuan khusus. Data pada sebuah database memiliki banyak makna. Namun demikian, menggabungkan banyak data secara acak tidak begitu saja disebut database. Database bisa memiliiki banyak ukuran tingkat kerumitan, dan bisa diperoleh secara manual atau dengan perangkat lunak pada sebuah komputer.
DBMS atau manajer database adalah sebuah perangkat lunak yang ditulis khususnya untuk mengontrol struktur sebuah database dan mengakses data. Dalam DBMS, pergantian alamat hanya boleh dimasukan sekali. (Atau ringkasnya, database merupakan kumpulan data, dan sistem manajemen database adalah perangkat lunak).

D. Keuntungan dan Kekurangan DBMS
DBMS memiliki keuntungan seperti berikut:
1. Independensi data
2. Pengaksesan yang efisien terhadap data
3. Keamanan dan integritas data
4. Administrasi data
5. Akses bersamaan dan pemulihan terhadap kegagalan
6. Waktu pengembangan aplikasi terpendek

Kerugian DBMS :
1.    Harga perangkat lunak DBMS yang mahal
2.    Kebutuhan perangkat keras yang bagus
3.    Membutuhkan staff khusus DBMS ( Database Administrator / DBA )

 


BAB III
P E N U T U P


A. Kesimpulan
Komputer merupakan alat elektronik yang dapat memproses data yang diinput kemudian melakukan output untuk menghasilkan suatu informasi, sedangkan sistem informasi memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan antara sumber daya manusia dan sumber daya komputer untuk menghasilkan informasi. Singkornisasi fungsi serta guna komputer terhadap sistem informasi mempengaruhi eksistensi kualitas sistem informasi itu sendiri, artinya kualitas sistem informasi yang dihasilkan dipengaruhi oleh kualitas kinerja komputer. Ruang lingkup kinerja komputer diantaranya adalah dasar pemrosesan komputer beserta arsitekturnya dan data base serta file akses. Atas dasar inilah sumber daya manusia dituntut untuk memahami ruang lingkup kinerja komputer untuk menghasilkan suatu sistem informasi. Oleh karena itu komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi harus didukung oleh kualitas kinerja komputer itu sendiri disamping kualitas sumber daya manusia agar informasi yang dihasilkan berkualitas.

B. Kritik dan Saran
Penulis menyadari bahwa makalah ini tidak luput dari kesalahan dan masih jauh dari sempurna, oleh karen itu penulis membuka diri terhadap segala bentuk tanggapan dan pertanyaan laporan ini. Semoga materi dalam makalah ini dapat menjadi paduan bagi para pembaca umumnya dan bagi penulis khususnya pada mata TIK.

 


DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar asalkan dengan bahasa yang sopan..ok??